Sebulan Air Tak Mengalir di Wae Manurung e, Dirut PDAM Bone: Warga Tetap Membayar

Trans media Sulawesi.blogspot.com
0
Bone,Warga keluhkan air PDAM yang tak mengalir di Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Keran air tersebut hanya mengeluarkan angin.

Sementara meteran air terus berputar.

Meskipun air tidak mengalir hampir sebulan lamanya, namun pembayaran tetap berjalan. 

Menanggapi hal tersebut, Dirut PDAM Wae Manurung e, Bahtiar Seiring saat dikonfirmasi pada awak media tidak lama ini,ia mengimbau bagi para pelanggan PDAM Bone untuk melapor jika air PDAM tak mengalir. 

Jadi sekarang ini kita lagi pembenahan jaringan, jadi pelanggan yang tidak dapat air tetap membayar. Karena diaturannya itu dipakai atau tidak dipakai tetap membayar," ujarnya. 

"Jadi 1 sampai 10 kubik itu tetap membayar pembayaran dasar. Sama kayak PLN ada tarif dasar," sambungnya

Ia mengaku saat ini dirinya tengah fokus mencari pelanggan PDAM yang tidak mendapatkan air. 

"Memang selama saya menjabat satu bulan ini fokus saya itu mencari siapa pelanggan yang tidak mendapatkan air. Jadi yang nerasa airnya tidak jalan silahkan melaporkan ke kantor atau petugas PDAM nanti kami tindaklanjuti," akuinya. 

Ia berharap dengan adanya hal tersebut para pelanggan air PDAM Wae Manurung e bisa menikmati air bersih tanpa kendala. 

Sebelumnya, Warga keluhkan air PDAM yang tak mengalir di Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Salah seorang warga yang meminta identitas nya disembunyikan saat dikonfirmasi awak media tidak lama ini,iamengaku kondisi tersebut bahkan sudah terjadi sekira satu bulan lamanya. 

Keran air tersebut hanya mengeluarkan angin. Sementara meteran air terus berputar.

Meskipun air tidak mengalir, namun dirinya mengaku tetap rutin membayar iuran bulanan. Hampir sebulan tidak mengalir air disini (Palakka) tapi kami tetap lancar membayar iuran perbulannya sekitar Rp45 ribu rupiah," ujarnya. 

Ia mengaku sangat kesulitan imbas tidak mengalirnya air tersebut. 

"Susah kalau tidak mengalir air, apalagi bulan Ramadhan kami hanya mengandalkan sumur tua di dekat rumah kami untuk keperluan sehari-hari,"jelasnya.sumber tribun timur.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)