Watampone Dirut PDAM Wae Manurung Kab.Bone berfokus pada perjuangan mengatasi masalah air tidak mengalir akibat pipa tua dan penurunan sumber air baku (Mata Air Wollangi & Cinnong), dengan rencana pengembangan sumber air baru di Passempe dan Cellu yang butuh anggaran besar, serta upaya peningkatan pelayanan pasca-pelantikan Direktur baru, Muh. Bahtiar Sairing, dan pembebasan denda tunggakan pelanggan.
Isu Utama PDAM Bone (2024-2025):
- Air Sering Mati: Keluhan utama warga adalah air yang tidak mengalir akibat penurunan debit di sumber utama (Wollangi & Cinnong) dan jaringan pipa yang sudah tua.
- Sumber Air Baku Baru: PDAM sedang mengusahakan sumber baru di Passempe (butuh Rp 56 Miliar) dan Cellu, serta mencari bantuan anggaran pusat atau investor.
- Jaringan Pipa Tua: Tantangan besar lainnya adalah jaringan pipa yang sudah tua yang sering menimbulkan masalah.
Tindakan dan Rencana (2025-2026):
- Pergantian Direktur: Muh. Bahtiar Sairing dilantik sebagai Direktur baru (Feb 2025), berharap bisa meningkatkan pelayanan.
- Kunjungan Wakil Bupati: Wakil Bupati Bone melakukan kunjungan kerja (Mei 2025) menanggapi keluhan dan mendorong perbaikan layanan.
- Pembebasan Denda: Program pembebasan denda tunggakan diadakan dalam rangka Hari Jadi Bone (Maret 2025), berlaku untuk pembayaran tepat waktu.
- Fokus Pengembangan: Pengembangan sumber air baru di Passempe menjadi prioritas dengan mengajukan proposal ke pemerintah pusat.
Kesimpulan untuk 2026 (Prediksi Berdasarkan Tren):
Diharapkan pada tahun 2026, PDAM Bone akan terus berjuang mengimplementasikan solusi sumber air baru dan perbaikan infrastruktur, meski tantangan anggaran dan teknis masih besar, seiring dengan upaya meningkatkan kualitas layanan di bawah kepemimpinan baru.
Diharapkan pada tahun 2026, PDAM Bone akan terus berjuang mengimplementasikan solusi sumber air baru dan perbaikan infrastruktur, meski tantangan anggaran dan teknis masih besar, seiring dengan upaya meningkatkan kualitas layanan di bawah kepemimpinan baru.