Heboh Honorer Diberhentikan di Bone, Ini Fakta Perjalanan Kariernya

Trans media Sulawesi.blogspot.com
0
TransMediaSulawesi,Bone Namun, banyak spekulasi yang bermunculan terkait pemecatan ibu dua anak itu. Ada yang menyebutkan karena status di medsos, kesalahannya fatal karena sering tidak masuk sekolah, dan ada pula yang menyebutkan tenaganya sudah tidak dibutuhkan lagi.“Guru honorer itu tidak sama dengan PNS, Pak. Guru honor dipakai sekali satu tahun. Kalau masih dibutuhkan diperpanjang lagi tahun berikutnya. Sekarang lagi pendataan kita. Boleh jadi jumlah murid berkurang akhirnya tidak dipakai lagi,” kata Sekretaris Disdik, Nur Salam, 9 Februari kemarin.Versi Vina, dia tidak mengetahui sama sekali akan diberhentikan sebagai guru. Yang dia tahu hanyalah ada dua ASN perempuan yang baru masuk. Januari 2021 juga namanya dikeluarkan oleh operator dari Dapodik.Sekaitan unggahan status di Facebook, baginya itu bukan masalah. Tetapi setelah terunggah hal itu juga yang membuat Jumrang menghubunginya melalui pesan singkat WhatsApp.Dalam pesan tersebut ditanya untuk cari sekolah yang bisa gaji lebih banyak. Berhenti mengajar mulai Januari 2021. Kemudian diberi tahu juga akan diganti oleh Mursalam yang merupakan guru honorer di sekolah tersebut.
“Padahal saya mengunggah status hanya mengungkapkan rasa kesyukuran. Saya bersyukur sekali. Tidak ada maksud lain,” ujarnya, menunduk.Ditanyakan soal keinginannya, dia masih tetap menundukkan wajahnya. 8 detik. Setelah itu dia menegakkan wajahnya. Berusaha tegar dan berharap agar adik-adiknya di Desa Sadar tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Apapun keputusan dari pemerintah akan diterimanya lapang dada.“Kalau masih diterima mengajar di sekolah saya siap. Kalau tidak diterima, tidak apa-apa juga,” bebernya dengan mata berkaca-kaca sembari menundukkan kembali wajahnya. (Lp.agung/fajar)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)