Inspektorat Daerah Bone Pantau Gerakan Pangan Murah Serentak di Kecamatan

Trans media Sulawesi.blogspot.com
0
Bone Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan kebutuhan pokok dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 seperti beras, minyak goreng, dan gula dijual dengan harga terjangkau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 27 kecamatan, Sabtu (30/8/2025).

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan

Ketapang) Kabupaten Bone, H. Muhammad Risal, menjelaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah yang serentak dilaksanakan di 27 kecamatan, merupakan salah satu upaya Pemkab Bone untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama dalam rangka HUTKemerdekaanRIke-80, " ujar H. Muhammad Risal.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung petani dan pelaku UMKM lokal dengan memberikan akses pasar yang lebih luas.


Kami berharap, melalui gerakan ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Bone tetap terjaga,” ujarnya lagi.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak tersebut dipantau langsung Pj. Sekda Bone, H. Andi Saharuddin, Kepala Inspektorat (Inspektur) Kabupaten Bone, Essau Huwae serta para Kepala OPD Pemkab Bone.

Adapun harga beras pada Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bone yakni Rp. 12.000 per kg, gula pasir Rp. 17.500 per kg, minyak goreng Kita (bantal) Rp. 15.000 per liter dan minyak goreng kita (botolan) Rp. 18.500 per liter.


Dari pantauan RAKYATSULSEL di sejumlah titik Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bone, minyak goreng Kita (bantal) paling laris dan cepat habis. Minyak goreng tersebut kebanyakan diserbu emak-emak.

Salah seorang masyarakat (pembeli di Gerakan Pangan Murah), Andi Ani mengakui kalau harga di Gerakan Pangan Murah ini memang harganya murah dibandingkan dengan di pasar, tetapi sayang tidak ada dijual telur.

"Minyak goreng (bantal) harganya sangat murah demikian pula gula pasir. Minyak goreng bantal biasanya saya beli di pasar sampai harga Rp. 18.000 per liter sedangkan di sini (Gerakan Pangan Murah) hanya Rp. 15.000. Cuma sayangnya tidak ada dijual telur," ujarnya



Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)