PDAM Bone Butuh Rp 56 Miliar Bangun Sumber Air Baku Baru di Passempe

Trans media Sulawesi.blogspot.com
0


PDAM Wae Manurunge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), berencana membangun sumber air baku di Passempe setelah air baku Wollangi dan Cinnong semakin menipis. Pihaknya membutuhkan anggaran Rp 56 miliar untuk sumber air baku tersebut.
“Sudah berkurang debit airnya Wollangi dan Cinnong. Kalau Wollangi karena pernah ada tambang liar dan Cinnong sudah digunduli untuk tanam jagung,” ujar Direktur PDAM Bone Bahtiar Sairing kepada detikSulsel, Jumat (20/6/2025).

Bahtiar mengungkap sumber air baku b noaru itu terletak di Passempe, Kecamatan Pallakka. Lokasi tersebut sudah dilakukan pembebasan lahan, hanya saja butuh anggaran besar.
Ada juga sekarang ini kita usahakan di daerah Cellu yang merupakan mata air, hanya debit airnya kecil sekitar 17 liter per detik. Tapi bisa melayani pelanggan 750 sampai 1.000,” papar Bahtiar.

Bahtiar menambahkan pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan anggaran ke pemerintah pusat untuk membangun sumber air baku di Passempe. Pihaknya juga masih berupaya menjajaki investor.

“Kita sementara buat proposal dan permohonan bantuan ke pusat. Kalau kita berharap ke investor, hanya saja mereka keinginanannya melayani pelanggan industri, sementara di Bone industri masih minim,” jelasnya.

Diketahui, PDAM Bone saat ini memiliki dua sumber air baku, yakni di Desa Wollangi, Kecamatan Barebbo dan Desa Cinnong, Kecamatan Ulaweng. Kedua sumber air baku terganggu akibat aktivitas yang memicu kerusakan lingkungan.



Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)